KESEHATAN KELUARGA

Memasak Bersama Menjelang Lebaran

Lebaran kali ini memang berbeda, semuanya dilakukan #dirumahaja. Tapi kita bisa membuat momen ini jadi lebih menarik dengan mengajak anak ke dapur. Memasak bersama, yuk!

Dewi Anggraini, Amd. O.T. | 23 Mei 2020

Memasak sebenarnya sudah menjadi kegiatan yang rutin bagi para ibu, selain merapihkan rumah atau mendidik anak. Tapi sekarang para ayah juga sudah mulai banyak yang menyukai kegiatan memasak, terutama sebagai hobi. Jelang Hari Raya Idul Fitri kali ini, yuk kita ajak memasak bersama keluarga agar suasana menjadi lebih hangat dan pekerjaan pun cepat selesai.

Yuk memasak bersama si kecil

Memasak ternyata tak hanya menjadi kegiatan yang menyenangkan jika dilakukan bersama keluarga, tapi juga dapat mengasah kecerdasan Si Kecil. Sayangnya, banyak ibu yang masih tidak mengizinkan buah hati mereka memasuki area dapur untuk memasak bersama. Mungkin mengingat banyaknya benda berbahaya seperti kompor, pisau, dan sebagainya yang ada di dapur.

Sesungguhnya, dengan berbekal kesabaran, ketelatenan serta persiapan yang baik, memasak dapat menjadi proses belajar yang dinikmati oleh buah hati. Perlu diingat, orangtua harus selalu mengawasi segala gerak-geriknya di dapur dan mengajari mereka tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. 

Berikan tugas yang sesuai

Ada banyak hal yang dapat dilakukan anak saat memasak bersama di dapur. Hal utama adalah memberikan tugas yang sesuai dengan tingkat kemampuannya dan pastikan ia tidak merasa terpaksa. Beberapa hal yang dapat dilakukan oleh anak saat memasak bersama antara, lain:

  • Menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan seperti panci, wadah dan sayuran.
  • Membersihkan sayuran, seperti bayam, kangkung, wortel, kacang panjang atau buncis.
  • Menambahkan bumbu masakan.
  • Mengaduk adonan.

Memberikan banyak manfaat bagi anak

Manfaat dari kegiatan memasak bersama ini banyak sekali untuk buah hati Anda, antara lain:

  • Melatih keterampilan dasar

Keterampilan dasar seperti berhitung, pengenalan warna, penting bagi anak untuk mengembangkan kognitifnya. Hal ini dapat diajarkan lebih mudah saat memasak seperti menghitung jumlah sayuran yang akan dipotong, atau mengenalkan warna bahan-bahan masakan.

  • Mengajarkan operasi matematika sederhana

Penjumlahan maupun pengurangan sederhana dapat diajarkan saat memasak. Misalnya ibu punya tiga telur, satu dimasak, sisanya ada berapa? Perbandingan besar-kecil, panjang-pendek, cair-padat, berat-ringan juga dapat ia pelajari.

  • Melatih kepekaan panca indera

Ia berlatih menggunakan berbagai bahan masakan dengan macam-macam tekstur, bentuk, rasa, dan aroma.

  • Mengajarkan berpikir sistematis

Membaca buku resep masakan mengajarkan anak untuk berpikir secara sistematis. Anak mengetahui langkah demi langkah memasak agar sesuai dengan panduannya.

  • Memperkaya kosakata

Ibu memperkenalkan anak pada kosakata baru terutama untuk alat atau bahan masakan yang belum pernah ia lihat atau pakai sebelumnya.

Jadi, tak ada salahnya melakukan kegiatan memasak bersama menjelang Lebaran kali ini, kan? Suasana hati anggota keluarga pun menjadi riang, anak semakin cerdas.

Polling
Perlukah anak di imunisasi?
Silahkan Login untuk isi Polling LIHAT HASIL
Komentar
Silahkan Login untuk komentar
Punya pertanyaan seputar Ibu dan anak? Kamu bisa bertanya pada ahlinya di sini

Kirim Pertanyaan